Rabu, 27 Mei 2015

WACANA PEMBENTUKAN PROPINSI FLORES

      Flores bukan sekedar nama sebuah pulau dalam wilayah NKRI  tapi memiliki  nilai historis yang perlu dikaji lebih mendalam.Nama Flores yang diberikan oleh bangsa Purtugis tentu bukan sekedar asal diberikan tapi memiliki kandungan nilai harapan,cinta,cinta dan kehidupan.Flores sebelumnya lebih dikenal dengan nama Pulau Ular atau Pulau Nipah.Kenapa demikian ? Karena di Pulau Flores memang hidup berbagai jenis ular yang mungkin tidak terdapat di Pulau lain di Indonesia ini.Demikian pula dengan nama Pulau Nipah karena di Flores banyak ditumbuhi pohon nipah/Aren/Enau. Flores juga memiliki keunikan yang tidak ditemui di wilayah manapun di Indonesia seperti keragaman bahasa daerah yang berbeda disetiap kabupaten bahkan dalam satu kabupaten memeiliki beberapa bahasa daerah setempat. Keunikan kultur budaya di setiap kabupeten yang berbeda-beda yang merupakan nilai tambah yang terterhitung,keunikan satwa,topografi tanah dan keberadaan gunung berapi aktif disetiap kabupaten.Namun semuanya itu solah menjadi lahan tidur yang tidak bernilai ekonomi.
   Menyimak wacama pemekaran Floers menjadi sebuah propinsi maka timbul pertanyaan,apa yang kurang dari Pulau Flores ? Wacana ini bukan sekedar wacana tapi sudah diagendakan sejak lama sekitar tahun 1967.Tapi mengapa sampai sekarang belum terealisasi ? Sementara bila dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia contoh aktual adalah pemekaran Sulawesi Barat yang terpisah dari Sulawesi Selatan.Kok begitu cepat terealisasi ? Mengapa Flores tidak ?
  Untuk itu pertemuan yang digalang keluarga besar di Jakarta atau di Flores perlu disebarluaskan ke seluruh keluarga Flores diseluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Marilah kita sama-sama bergerak untuk mendesak Pemerintah Pusat agar membuka mata terhadap harapan dan keinginan Masyarakt Flores.Bila perlu bukan hanya dengan pertemuan saja tapi juga dalam bentuk lain yaitu membangun opini baik melalui DPRD,DPR maupun koran serta para akademisi dan bila perlu diadakan gerakan para petani,nelaya serta seluruh elemen masyarakat. Sementara itu para elit serta birokrat menyiapkan segala dokumen pendukung sebagai syarat pemekaran.
   Oleh ssebab itu diharapkan bagi kita semua marilah kita sama-sama mendukung wacana ini agar terealisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar